Aksi Peduli Banjir: Mahasiswa Prodi Gizi-B Semester 5 Manajemen Bencana Berikan  Edukasi Kesiapsiagaan Kepada Anak-Anak di Payageli, Kecamatan Medan Sunggal

Payageli, Kec. Sunggal — Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan menghadapi bencana, khususnya banjir yang kerap melanda wilayah Payageli, mahasiswa Program Studi Gizi-B Semester 5 melalui mata kuliah Manajemen Bencana melaksanakan kegiatan aksi peduli dan edukasi kepada anak-anak pada minggu,7 desember 2025.

Dengan didampingi oleh dosen pengampu Ibu Nahya Rahmatul Ariza, S.K.M., M.Kes. dan dengan beberapa mahasiswa perwakilan yang terdiri : Revaldo,Shafira Ananda Pramana, Fany Amay Anggraini, Balqis Maulida, Caesarilda Nurfitriansyah, Nazwa Elmiya Pinasti, M. fahrizal Ramadhan Hsb, Riana Fitri, Annisa Fitrah Azkia, Rizky, Elza Husna Naustion, T. Aida Larasati, Rabiul Zaman Natser, Windi Fahrizka Hasibuan,Rini Andriyani, Nurul Sakinah, Nadiya Sahrani.

Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi ilmu yang dipelajari di kelas, sekaligus wujud kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat terdampak banjir. Tidak hanya memberikan donasi berupa makanan, perlengkapan sekolah, dan kebutuhan dasar lainnya, para mahasiswa juga membawakan materi edukasi kebencanaan yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan agar mudah dipahami oleh anak-anak.

mahasiswa pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa edukasi kesiapsiagaan sangat penting diberikan sejak dini. “Anak-anak adalah kelompok rentan ketika terjadi bencana. Mereka perlu tahu apa yang harus dilakukan, ke mana harus pergi, dan bagaimana melindungi diri sendiri. Karena itulah kami ingin memberikan pemahaman melalui cara yang lebih ringan dan mudah diterima,” ujar pemateri.

Materi edukasi yang disampaikan mencakup pengenalan apa itu banjir, penyebabnya, tanda-tanda banjir akan datang, serta langkah-langkah yang harus dilakukan saat menghadapi situasi darurat. Mahasiswa juga mengajarkan tentang apa itu tas siaga bencana—tas darurat yang perlu dipersiapkan di rumah—beserta contoh isi yang seharusnya ada, seperti senter, air minum, makanan siap santap, obat-obatan, pakaian, dan dokumen penting. Anak-anak diajak bermain peran melalui simulasi sederhana, seperti bagaimana melakukan evakuasi, bagaimana meminta bantuan, dan bagaimana tetap tenang saat menghadapi bencana.

Di sela kegiatan, mahasiswa juga memberikan beberapa permainan edukatif yang bertujuan memperkuat pemahaman anak-anak mengenai potensi bahaya dan cara penyelamatan diri. “Kami mencoba membuat suasana tetap ceria meski topiknya serius, supaya anak-anak tidak merasa takut justru lebih percaya diri dan paham apa yang harus mereka lakukan,” ujar salah satu pemateri.

Selain edukasi, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan donasi kepada perwakilan masyarakat. Donasi tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir beberapa waktu lalu. Perangkat desa Payageli mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa Prodi Gizi-B semester 5 atas kepedulian dan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat. “Kami bangga ada generasi muda yang tidak hanya belajar teori, tapi juga turun langsung memberikan manfaat,” ungkap perwakilan desa payageli bapak sofian hadi, S.H

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap kehadiran mereka dapat memberikan dampak positif dan meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana. Edukasi kepada anak-anak menjadi langkah awal untuk membangun generasi yang lebih tangguh, sadar risiko, dan siap menghadapi situasi darurat. Kegiatan ini juga sekaligus menjadi bentuk pembelajaran lapangan yang memperkaya pengalaman mahasiswa dalam menerapkan ilmu manajemen bencana secara nyata.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, mahasiswa Prodi Gizi-B Semester 5 berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program sosial dan edukatif yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam isu kesehatan, gizi, dan kebencanaan.